Senin, 14 April 2014

2 Minggu 2 Kota Sejuta Pengalaman (Part 2)

Setelah menginap selama 2 malam di asrama Gorontalo kami pun berpindah tempat ke Universitas Bung karno salah satu Universitas Swasta yang ada di jakarta. Kami pin disambut dengan sangat ramah,rasa kekeluargaan sangat terasa di Universitas ini..kami di terima layaknya tamu yang tidak biasa. Saat itu yang menjamu kami adalah Fakultas Ilmu komputer..

Banyak yang kami bicarakan bersama mulai dari topik yang ringan sampai yang bersifat radikal..jenis jamuan yang mereka tawarkan pun beragam mulai dari air mineral,gorengan khas jawa sampai dengan minuman yang disebut 'ginseng' ,walaupun saya tahu itu bukanlah ginseng yang pada umumnya yang kita kenal.

tepat pukul 12 kami makan malam bersama di depan sekret Fikom dengan kondisi melantai . makanan yang disajikan pun terbilang ala kadarnya tapi keramahan,kekeluargaan yang begitu kental seolah menutupi itu semua.. Suasana ini jarang diterapkan oleh mahasiswa pada umumnya hanya beberapa kampus saja yang bisa menciptakan suasana sehangat itu.. Makan malam pun terasa begitu nikmat.. Sehabis makan beberapa diantara kami masih melanjutkan obrolan ringan mereka yang sempat terpotong acara makan tadi,beberapa di antara kami sudah mengambil posisi untuk istirahat..

Minggu, 13 April 2014

2 Minggu 2 Kota Sejuta Pengalaman (Part 1)

Assalam'alaikum wr wb.. Tanggal 18 maret bulan kemarin saya bersama 5 orang teman lainnya bertolak ke Jakarta guna menghadiri RAKERNAS PERMIKOMNAS,sejenis pertemuan seluruh mahasiswa Informatika & Ilmu komputer Nasional..

Banyak cerita lucu,konyol,menegangkan yang terjadi selama perjalanan kami di jakarta.. Saya Mulai dari teman kami yang nyaris ditinggal pesawat karena BAB,dirangkaikan dengan hampir gagalnya kami membawa kamera DLSR andaikan sahabat kami tak datang mengantarnya di bandara,syukurlah semuanya happy ending,tawa pun tercipta di dalam pesawat..

Sesampainya kami di bandara Soekarno-Hatta kami langsung naik bis Damri menuju stadiun gambir guna menemui orang yang akan menjemput kamu.. Namun rencana sedikit meleset,dekatnya stadiun gambir dengan tugu monas seolah menghipnotis kami untuk datang melihat lebih dekat tugu kebanggan orang jakarta ini..mungkin kalau pengunjung pada umumnya memakai pakaian bebas-sopan tapi tidak dengan kami yang terlihat formal dengan stelan kemeja-jeans-sepatu + bagasi yang kami bawa kesana kemari..

Lucu memang kalau membayangkan betapa konyolnya kami saat itu.. Panas mentari begitu terasa di sekitar monas,saya pun menepi di sekitar anak tangga yang dekat dengan pintu masuk monas sambil memperhatikan keadaan sekitar..tidak sedikit para penjual yang datang menawarkan barang dagangannya kepada saya. Dan akhirnya teh poci dingin menjadi pilihan saya diantara banyaknya dagangan yang ditawarkan,mengingat betapa hausnya saya saat itu.. Dari jauh terlihat sekumpulan orang sedang antri untik bisa masuk ke dalam monas,ada rasa penasaran yang bgtu besar di dalam diri saya,mengapa orang-orang begitu rela mengantri cukup lama untuk masuk ke monas,ada pemandangan apa di monas? Bukankah itu hanya bangunan tinggi yang ujungnya ada tumpukan emas.? Saya simpan pertanyaan itu sampai mnunggu waktu yang pas untuk bisa menjawabya sendiri..

Kami pun dijemput setelah beberapa menit berkeliling di sekitar monas.. Tujuan kami saat itu adalah Asrama Gorontalo yang beralamat di Salemba Tengah No.31.. Selama perjalanan saya sdikit mmperhatikan hiruk pikuk kota jakarta yang katanya identik dengan macet. Tidak salah juga sih kalau banyak orang yang berpendapat seperti itu. Macet,panas,sesak,tatakota yang jauh dari kata 'rapi' terlihat jelas di kota metropolitan ini..

Kami pun sampai di Asrama gorontalo dan disambut dengan cukup ramah oleh pengurus asrama dan menginap untuk 2 hari.. [Bersambung]

Menikmati Keindahan Kota Gorontalo Dari Puncak KPG

Assalam'alaikum wr wb.. Kali ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman yang cukup penting dalam 21 tahun kehidupan saya..

Tepatnya pada tanggal 6/4/2014 atau 1 minggu lalu sya brsama teman2 melakukan pendakian di salah satu gunung yang ada di gorontalo..KPG,begitulah kami menamai gunung tersebut. Untuk ukuran sebuah gunung KPG Tak terllu tinggi atau menjulang . tapi yang menantang dari gunung ini adalah jalur tempuh yang terbilang cukup ekstrim..saya merupakam salah satu saksi hidup 'kejamnya' jalur gunung ini..jalan yang terjal dan menanjak menjadi musuh yang nampak nyata di depan mata..ditambah lagi stamina yang cukup terkuras karena saya sempat bermain futsal 3 jam seblum naik..berlebihan rasanya untuk mengakui beratnya trek yang disuguhkan oleh KPG, tapi setidknya itu terlihat dari jumlah break yang terjadi selama pendakian..peluh yang mengucur Deras,betis yang kian tegang seolah menjadi bom waktu yang siap membunuh kami perlahan.lahan...

Ada pemandangan yang menarik dari KPG, gemerlap lampu-lampu kota menjadi magnet tersendiri bagi kami untuk lebih tinggi lagi untuk mendaki.. Sesaat kami break di pos 1, rasa penat pelan-pelan mulai terasa di tubuh kami..Kmi pun melanjutkan perjalanan dengan hrapan bisa mendapatkn view yang jauh lebih indah dari pos 1 ..dengan sisa-sisa tenaga yang terkumpul kami jajaki kembali setiap jengkal trek yang disajikan KPG..

Dan finally..perkiraan itu tidaklah meleset...kelap-kelip lampu malam di kota seolah mnjadi bayaran atas susah payahnya kami melakukan pendakian..rasa dahaga yang sangat terasa di tenggorukan seolah tak terasa lagi untuk beberapa saat.. Mashaa Allah..setidaknya cuma itu yang bisa saya ucapkab secara spontan sebagai bentuk kagum atas ciptaan Allah yang begitu indah ini..

Tak ingin tenggelan dalam keindahan view KPG kami pun melakukan aktivitas lain seperti membuat api,memanaskan air dan menyuguhkan kopi guna menghangatkan badan..

Jam demi jam berlalu..tak terasa subuh mulai menampakkan ronanya.. Lagi-lagi kami dibuat kagum oleh pandangan alam yang begitu indahnnya.. Kabut tebal tampak menutupi sebagian pandangan kami ..kabut tebal tadi perlahan-lahan membentul awan teba layaknya samudra di atas langit..indah sekali.. Inilah filosofi hidup yang menyadarkan saya..betapa perjuangan untuk mencapai puncak kesuksesan hidup tidaklah semudah mengedipkab mata..butuh daya dan usaha serta perjuangan yang tidak mudah untuk bisa menyentuh puncak tsb..

Singkat cerita kami turun pada pukul 07.35 ..dan hanya butuh waktu 30 menit untuk turun..itulah cerita saya di KPG yang sayang sekali untuk tidak diceritakan.. Sekian..

Jumat, 11 April 2014

Kembali Bersua

Assalam'alaikum Wr Wb... Well ..lama skali rasax gak blogging lg..maklumlah ksibukan mhasiswa yg tiap hari mkin gk jelas.. Tpi sy jnji deh,abis ini sy akn akn lbih aktif lg mnulis.. See u ..