Jumat, 07 September 2012

Sedikit Merintih

Dulu kau prnah mnjadi bagian yang selalu ikut trsenyum ketika rintihan pedihku mrmbutuhkan dirimu ..

Dulu juga kau prnah mnjadi untaian puisi terindah dalam barisan hitam hdupku ..

Kini perlahan-lahan warna indah yang prnah kau buat kau hapus sndri adanya ,,
Berusaha berpaling di antsra reruntuhan dan kepingan hati yang msih menangis sedih memanggil namamu ..

Kau tak tskut lagi untuk berlari meninggalkan srtiap memori yang lama kau rangkai denganku ..

Kau biarkan aku menatap sendiri luka yang ad di tubuhku ..
Luka yang harusnya tak prnah ad di sukma ini ..

Seharusnya ini menjadi hal termudah Ɣyang ku lakukan,tapi nyatanya ini menjadi boomerang bagiku ..
Ingin rasax aku berdiri di tengah guyuran hujan agar tak ad yang tahu bahwa aku sedang mnitihkan air mata ..

Tapi, semua kini mmang benar-benar pergi terlalu jauh dan tak mungkin ku kejar lg ..
Aku tlah hancur dalam tegarnya pijakan kakiku ..
Aku menangis dalam manisnya senyumku ..
dan tak mampu berlari dalam lumpuhnya jiwaku ..
Karna engkau memang benar-benar tak ads lagi , untukku ..

Sekarang tiba saatnya ku biarkan ini berlalu ..
Ku izinkan kisah ini untuk ku tutup dngan air mata yang tak terbendung bhkan oleh tanganku sendiri ..

Dikenang ataupun tak dikenang olehmu ini tetap indah untukku ..
takkan pernah ku tulis dalam bagian kisah ini tentangg bagaimana caranya ku melupakanmu karna memang aku tak tahu cara untuk melupakanmu ..

Sekarng tiba wktunya aku harus terbiasa tanpa dirimu,tawamu,belai lembutmu atau apalah everything about u ..

Seruan ini ku tuliskan bukan agar kau tahu btapa kronisnya luka yang kau tingglkan untukku ..
Tspi agar smua orang tahu bhwa aku prnah mmiliki orang terbaik yang prnah ku miliki dalam hdupku ..

Dan ketika semua orang bertanya 'siapa'
Maka dengan rasa bangga ku katakan itu adalah DIRIMU ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar